Selasa, 02 Februari 2010

BAYANGAN WAJAH

Malam itu, Sheren sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dengan menggunakan kereta. Dia duduk seorang diri. Tidak ada satu orang pun di sebelahnya ataupun di bangku seberang. Di dalam kereta itu, Sheren sempat melihat seorang yang terlihat begitu cantik. Sheren terlihat kagum melihat kecantikan orang itu. Sungguh kecantikan yang luar biasa sempurna. Cantik yang alami dan tanpa polesan. Wajah gadis itu bulat memanjang. Rambut indah orang itu dibiarkan tergerai begitu saja. Bibir mungilnya yang indah berwarna merah delima tanpa polesan lipstik di bibirnya. Alis matanya yang tebal, tapi tertata rapi menaungi mata indah orang itu. Bulu matanya begitu lentik dan hidungnya terlihat bangir. Rasa kagumnya semakin bertambah saat Sheren melihat orang itu tersenyum pada dirinya. Senyuman yang begitu manis. Bidadarikah dia pikirnya. "Mbak ini pesanan nasi goreng dan es jeruknya," ucap seseorang pada Sheren yang sejak tadi pandangannya tidak lepas dari kaca jendela dimana dia duduk. Tanpa menengok ke arah orang itu pun, Sheren bisa melihat orang yang sedang berbicara padanya lewat kaca jendela kereta itu. Sheren langsung menengok ke orang itu sambil menerima pesanannya sambil mengucapkan kata terima kasih. Setelah melangkah menjauhi Sheren, pegawai PT Kereta Api itu pun berkata, "Wah, cantik banget tuh cewek."