Rabu, 17 Februari 2010

CUKUP SEKALI

Ares bertemu wanita yang terlihat begitu cantik di suatu tempat. Ares dan wanita itu pun akhirnya berkenalan. "Perkenalkan, saya Ares," ucapnya dengan pede memperkenalkan dirinya pada wanita cantik itu. "Cisita," ucap wanita cantik itu. Mereka berdua langsung terlihat akrab. "Boleh minta alamat rumah kamu?" ucap Ares pada Cisita. "Boleh," ucap Cisita. Dua hari kemudian, Ares berniat untuk main ke rumah Cisita. Ares ingat alamat yang pernah disebutkan oleh Cisita dua hari yang lalu. Begitu bertemu dengan alamat yang dituju, betapa terkejut dirinya ketika melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Di depannya terdapat banyak pohon kamboja putih dan beberapa nisan di sana. Ares juga sempat membaca tulisan pada sebuah nisan yang bertuliskan nama "Cisita". Dalam hati dia berkata ", Oh, Tuhan, cukup sekali aja."