Sabtu, 10 April 2010

MIMPI

Betapa bahagia Ginar saat itu. Bagaimana tidak, dia bisa berkencan dengan vokalis sebuah band yang sangat digandrungi banyak orang. Seolah dirinya menjadi seorang putri karena telah resmi menjadi kekasih vokalis sebuah band ternama. Uh, betapa bangga dirinya. Di mana pun, Ginar dan kekasihnya itu pergi pasti banyak orang yang akan iri melihatnya. Yang peremuan cantik dan yang laki-lakinya ganteng. Pasangan yang sunguh serasi. Bagaikan Romeo dan Juliet. Malam itu, Ginar benar-benar mendapatkan surprise dari sang kekasihnya. Malam ulang tahunnya dirayakan hanya berdua. Di sebuah taman yang telah dihiasi oleh lilin-lilin indah. Di tengah taman itu hanya terdapat satu meja dengan dua kursi yang saling berhadapan. Di meja itu tertata dua lilin dengan perlengkapan makan yang tersusun dengan rapi. Di tengah kolam yang berbentuk angka delapan itu terdapat rangkaian bunga yang terbentuk indah dengan bertuliskan "Happy birthday my soulmate". Suasana malam itu begitu romantis karena bermandikan cahaya lilin. Yang berbeda malam itu, kekasihnya itu tidak perlu menyewa orang untuk memainkan beberapa alat musik hanya sekedar akan menambah nilai keromantisan malam itu. Betapa bahagianya hati Ginar saat itu, kekasihnya menyanyikan satu lagu untuknya dengan suara emasnya itu. Lagu yang syairnya dalem banget. Sebuah lagu kesayanganya. Semuanya terlihat sangat indah dan begitu sempurna. Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing... suara beker di kamarnya berbunyi. "Aduuuuuuuuuuuuuh..." Suara Ginar mengeluh karena terjatuh dari tempat tidurnya sambil meringis kesakitan. Namun dua menit kemudian, Ginar tersenyum mengingat mimpinya.